Jangan anggap bahwa kurang oksigen pada bayi merupakan hal yang
umum dan dapat ditangani oleh bantuan medis. Taukah anda bahwa bayi yang lahir
kekurangan oksigen akan berakibat fatal apabila telat penanganannya. Kekurangan
oksigen dapat memicu autisme, epilepsi dan cedera otak pada bayi. Bahkan dalam
tumbuh-kembangnya, anak yang kekurangan oksigen akan kesulitan dalam belajar
sehingga menggangu keseimbangan dan koordinasi tubuhnya.
Sebelum mengetahui lebih lanjut dampak kekurangan oksihen
pada bayi lahir. Hal terpenting adalah melakukan upaya agar bayi lahir tidak mengalami
kekurangan oksigen sehingga terhindar dari resikonya. Berikut adalah penjelasan
mengenai penyebab - penyebab bayi lahir kekurangan oksigen. Bayi lahir kekurangan
oksigen atau dikenal dengan hipoksia janin/hipoksia perintal. Ini diakibatkan
karena penurunan kadar oksigen di dalam darah.
Adapun faktor yang berhubungan dengan penyebab bayi yang lahir kekurangan oksigen diantaranya timbul ketika hamil dan persalinan, yaitu :
1. Tali pusat yang terbelit
Pada saat persalinan tali pusat terpelintir sehingga akan
berkaitan dengan posisi bayi. Terbelitnya tali pusat akan mempengaruhi nutrisi
ke dalam janin salah satunya adalah asupan oksigen yang terhambat. Sehingga
apabila terjadi tali pusat yang terbelit maka akan membahayakan posisi janin.
2. Tali pusat mencekik Leher
Gerakan ketika bayi hendak mengalami posisi turun
menyebabkan tali pusat melilit di leher. Sehingga diperlukan pemantauan selama
melahirkan yang cermat karena apabila leher bayi terlilit tali pusat maka akan
menyebabkan sulit mendapatkan pasokan oksigen.
3. Ketuban pecah sebelum terjadi persalinan
Apabila usia kehamilan lewat waktu yang menyebabkan ketuban
pecah sebelum terjadi persalinan sehingga menyebabkan plasenta terganggu karena
adanya hambatan dalam pertukaran oksigen yang menyebabkan resiko hipoksia pada
janin.
4. Bayi saat keluar lahir
Proses lahir yang sulit dan menyebabkan terjebaknya janin di
dalam lahir akan menyebabkan bayi kekurangan oksigen. Kondisi ini mengharuskan
ahli medis bergerak cepat dalam penanganan bayi yang sulit keluar lahir.
5. Pengaruh Konsumsi Obat Selama Kehamilan/Persalinan
Disarankan untuk ibu hamil untuk mengkonsumsi obat-obatan
sesuai dengan resep dokter. Salah satunya untuk menghindari bayi lahir
kekurangan oksigen.
6. Penyakit yang diderita ibu hamil
Kondisi kesehatan ibu hamil akan memicu kekurangan oksigen
diantaranya adalah gagal jantung, diabetes melitus atau hipertensi. Pemeriksaan
kesehatan pada ibu hamil sangat penting dilakukan apalagi menjelang persalinan
untuk memantau kondisi ibu dan janin.
Adapun bayi yang kekurangan oksigen memiliki tanda-tanda
sebagai berikut :
1. Memiliki
Skor Agar yang rendah. Skor Agar dapat membantu untuk melihat oksigen di dalam
bayi. Dengan melakukan serangkaian test untuk melihat respon bayi.
2. Memiliki
PH yang rendah dalam tali pusatnya yang menandakan kekurangan oksigen.
3. Kesulitan
menelan susu dan kesulitan tidur
4. Mengalalmi
napas terhenti pada beberapa waktu, bahkan pada bayi yang baru lahir mengalami
kejang.
Dengan demikian bagi anda yang telah mengetahui penyebab bayi
lahir kekurangan oksigen maka anda dapat menghindarinya dengan memantau posisi
bayi menjelang persalinan pada ahli medis sehingga dapat terhindar dari bayi
lahir kekurangan oksigen.
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar