Setiap wanita yang telah menikah dan menjalani bahtera rumah
tangga pasti mendambakan memiliki buah hati hadir ditengah-tengah keluarga
kecilnya sebagai malaikat penghibur ditengah yang mengisi kebahagian sehari - harinya. Selain itu,
gelak canda kehadiran buah hati di tengah-tengah keluarga akan menambah suasana
yang lebih hidup dan lebih bahagia dalam menjalani hidup bersama keluarga.
Namun demikian sebelum memiliki buah hati, para wanita yang
akan menjadi calon ibu akan melewati masa kehamilan yang dibagi menjadi
beberapa tahapan. Perkembangan janin dalam kandungan tentu akan menguras
pikiran dan tenaga sang calon ibu.
Umumnya pada trimestar pertama dan kedua, ibu hamil akan
mengalami sejumlah perubahan dan gangguan fisik yang cukup signifikan seperti
rasa mual, muntah hingga kelelahan. Perkembangan janin di dalam kandungan ibu
hamil lebih cenderung akan mengarah pada tekanan dan stres yang cukup tinggi.
Disisi lain ibu hamil memerlukan asupan gizi yang cukup untuk menyeimbangkan
dengan perkembangan janin selama masa kehamilannya.
Stres adalah keluhan medis yang paling banyak ditemukan pada
ibu hamil, hal ini dikarenakan kondisi fisik serta kesalahan pola pikir selama
masa kehamilan. Apabila dibiarkan berlarut-larut, kondisi stres tersebut tentu
akan berdampak buruk untuk kesehatan ibu dan janinnya. Mengatur asupan gizi
serta mengendalikan pola pikir adalah salah satu cara untuk menghindari stres
selama masa kehamilan.
Berikut beberapa tips untuk mengatasi stres selama masa kehamilan :
1. Luangkan Waktu Untuk Bersantai
Meluangkan waktu bersantai ketika stres datang adalah salah
satu alternatif paling baik untuk mengatasi stres. Ketika anda meraskan suasana
hati yang mulai tidak baik, maka sebaiknya ambilah waktu sejenak untuk
beristirahat dan bersantai. Seperti halnya membaca buku, berbaring, menikmati
pijat hamil, mandi air hangat atau apapun yang dapat membuat anda merasa lebih
santai dan lebih tenang sehingga stres bisa diatasi sesegera mungkin.
2. Istirahat yang Cukup
Periode masa kehamilan memang lebih cenderung membuat wanita
lebih sensitif dan seringkali merasakan tidak nyaman, untuk itu pastikan jika
anda mendapatkan waktur istrihat dan tidur yang cukup. Kurang tidur akan mampu
meningkatkan mood tidak baik yang pada akhirnya memicu timbulnya stres. Untuk
itu, pastikan jika anda mendapatkan waktu tidur yang cukup terutama saat malam
hari. Jangan biasakan bergadang atau terjaga hingga larut malam, sebab hal ini
tidak baik untuk anda dan si janin dalam kandungan.
3. Berbagi Bersama Orang Lain
Stres dan rasa cemas kerap kali dirasakan saat hamil,
berkomunikasi dan berbaginya dengan orang lain mengenai rasa takut akan
membantu anda keluar dari zona stres. Keberadaan orang-orang sekitar akan mampu
meyakinkan anda bahwa anda tidak sendirian. Bicarakan rasa takut atau kecemasan
yang anda hadapi terhadap pasangan, ibu kandung, ibu mertua, teman dekat, atau
sesama ibu hamil. Agar ketakutan tersebut bisa anda atasi sehingga stres bisa
diatasi.
4. Lakukan Pijat Relaksasi
Alternatif lain untuk menghilangkan ketakutan, ketegangan
dan rasa cemas saat periode kehamilan adalah dengan melakukan pijat relaksasi.
Akan tetapi pastikan jika pijatan ini dilakukan oleh pemijat ahli relaksasi
demi alasan keamanan. Pijatan relaksasi pada tubuh dapat membatu pikiran serta
tubuh menjadi lebih rileks.
Demikian beberapa cara mengatasi stres selama masa kehamilan. Kehamilan yang sehat dan dijaga dengan baik diharapkan dapat
menjadikan persalinan menjadi lebih mudah dan lancar.
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar