Ibu hamil mengalami gangguan terhadap asupan susu karena
sering mengalami diare, kembung dan kram?Apakah anda diantarnya yang mengalami
lactose intolerant?
Susu merupakan salah satu minuman yang baik untuk dikonsumsi
oleh ibu hamil. Susu memiliki sumber kalsium bagi janin. Bagaimana apabila
ternyata ibu hamil mengalami lactose intolerant yaitu kondisi dimana ibu hamil bermasalah dengan produksi enzim laktase?
Lactose Intolerance adalah kondisi tubuh yang tidak dapat
mencerna laktosa karena tubuh mengalami gangguan dalam produksi laktase. Laktosa banyak ditemukan pada susu atau keju.Bahkan beberapa olahan susu yang akan
menyebabkan orang penderita lactose intolerance terganggu.
Pada ibu hamil yang menderita lactose intolerance akan
mengalami gangguan saat mengkonsumsi produk susu. Beberapa kondisi yang terajdi
pada penderita lactose intolerance diantaranya adlaah mual, begah, kram perut
dan diare. Gejala yang sering timbul kurnag lebih 30 menit hingga 2 jam setelah
makan atau minum olahan susu.
Susu memiliki kandungan kalsium yang baik untuk
kesehatan.Bahkan dengan adanya susu yang khusus ibu hamil dapat mendukung
kesehatan ibu selama kehamilan. Banyak juga penelitian yang membuktikan peran
penting susu untuk ibu hamil,lantas bagaimana jika ibu hamil mengalami gangguan
terhadap konsumsi susu?
Tidak hanya ibu hamil, wanita penting untuk mengkonsumsi
susu. Selain karena wanita lebih rentan terkena osteoporosis, susu juga memiiliki
peranan dalam menjaga kesehatan apalagi untuk ibu hamil dan ibu menyusui.
Susu yang tinggi kalsium akan membantu dalam menjaga tumbuh
kembang janin. Kekurangan kalsium akan menyebabkan tumbuh kembangn dan kesehatan
janin terhanggu. Sehingga lebih disarankan untuk minum 3 cangkir susu setiap
hari.
Kekurangan kandungan protein selama kehamilan maka akan menyebabkan turunnya berat badan dan
pertumbuhan perkembangan janin terganggu.Kandungan protein pada susu justru
akan membantu ibu hamil dalam menguatkan rahim dan melancarkan sirkulasi darah
dan mempersiapkan produksi ASI.
Susu merupakan sumber vitamin D yang baik yang dibutuhkan
untuk menjaga tubuh ibu hamil terhindar dari rakhitis dan juga berat badan bayi
yang rendah. Dengan mengkonsumsi susu akan mencukupi kebutuhan vitamin D hingga
95%. Selain itu, ibu hamil yang seringkali mengalami gangguan mual dan muntah
dapat dihindari dengan susu. Kandungan susu juga dapat menghidrasi tubuh ibu
hamil selain dari air minum yang disarankan dikonsumsi oleh ibu hamil 8 gelas
perhari.
Mengingat pentingnya manfaat susu bagi ibu hamil, bagaimana dengan ibuhamil yang mengalami intolerasi laktosa?
Memaksakan diri untuk mengkonsumsi susu pada ibu yang
mengalami gangguan intoleransi laktosa akan menyebabkan gangguan kesehatan
seperti diare, kembung ,kram dan kembung. Solusinya adalah ibu hamil tetap
dapat mengkonsumsi susu tanpa mengalami gangguan, inilah tipsnya untuk anda :
1. Mengganti susu dengan susu kedelai
Susu kedelai merupakan olahan kedelai dimana proses
pembuatannya lalu dicampur dengan air. Meskipun tidak terbuat dari susu sapi
akan tetpi kandungan gizinya tidak kalah dengan susu sapi. Susu kedelai
memiliki jumlah protein yang lebih tinggi seperti vitamin A, vitamin D, B12 dan
riboflavin yang baik untuk kesehatan ibu hamil.Bahkan susu kedelai disarankan
untuk ibu hamil yang memili bobot tubuh melebihi ideal karena kandungan rendah
lemak dibandingakan dengan susu sapi.
2. Pilihlah Susu Bebas Laktosa
Untuk tetap mengkonsumsi susu, anda dapat memilih susu bebas
laktosa yang banyak di jual di Supermarket.Susu bebas laktosa ini dilengkapi
dengan tambahan kalsium yang dapat membantu mendapatkan kalsium dari susu tanpa
mengalami gangguan pada perut.
3. Enzim Laktase
Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai enzim laktase. Kurangnya produksi enzim laktes inilah yang akan menyebabkan ibu
hamil menderita laktose intolerant.Dokter akan memeriksa kebutuhan tubuh anda,
sehingga anda dapat membeli enzim laktase dalam bentuk kapsul atau tablet di
apotek.
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar