Menunggu kelahiran buah hati sangat membahagiakan, namun
kadang juga melelahkan, baik secara fisik maupun psikologis. Berikut adalah 4 posisi yoga untuk ibu hamil, yang kami harap bermanfaat untuk menjaga kebugaran
fisik maupun spirit bagi Anda yang sedang berada pada masa kehamilan trimester
pertama :
1. Posisi Anak
Awali yoga dengan sikap badan anak memungkinkan Anda
melepaskan ketegangan dan memperoleh keseimbangan. Berlututlah dan duduk di
atas tumit dengan kedua tangan berada di sisi tubuh Anda. Saat mengeluarkan
nafas, membungkuklah ke depan dan letakkan dada pada kedua lutut Anda. Lalu
letakkan kedua lengan sejajar dengan tubuh dan tempelkan dahi Anda ke lantai.
Tetaplah pada posisi ini sampai beberapa menit, hingga tubuh Anda tidak lagi
terasa tegang atau kaku.
2. Jembatan
Posisi yoga dengan sikap tubuh mirip jembatan bermanfaat
untuk menstimulasi hormon Anda. Berbaringlah di lantai dan tekuk kedua lutut
Anda, letakkan kedua telapak kaki di lantai. Usahakan agar kedua tumit dan
tulang duduk berada pada posisi sedekat mungkin. Hembuskan nafas dan angkat
tulang selangka Anda. Letakkan kedua tangan di bawah panggul dan angkat panggul
Anda dengan menekan kedua lengan dan menjaga posisi tubuh agar tetap berada di
atas kedua bahu Anda, serta angkat dahu Anda. Tetaplah bernafas dan berada pada
posisi ini selama setengah menit sebelum meletakkan punggung Anda perlahan.
3. Teratai
Sikap tubuh atau posisi yoga teratai adalah salah satu dari
tiga posisi yoga untuk ibu hamil yang menstimulasi dan mengendurkan area perut
dan reproduksi. Mulai dengan duduk menjulurkan kedua kaki. Kemudian tarik kaki
kanan Anda, kemudian duduk bersila. Letakkan kaki kanan di atas lutut kiri,
kemudian ulangi dengan kaki kiri berada di atas lutut kanan. Tempatkan jemari
Anda di atas lutut dan bernafas perlahan.
4. Salamba Sirsarana
Salamba Sirsarana, atau berdiri dengan kepala adalah posisi
yoga yang memperkuat seluruh tubuh, mengurangi gejala asma dan insomnia, serta
mengurangi stress. Dianjurkan untuk melakukan posisi ini dengan bersandar di
dinding agar tidak terlalu membebani kepala dan leher. Mulailah dengan posisi
Balasana. Julurkan kedua tangan Anda, tempatkan kedua lengan di lantai dengan
kepala diantara jemari Anda. Tarik nafas, dan gerakkan kaki mendekati kepala
hingga tumit terangkat dan bahu berada di bawah punggung Anda.
Hembuskan nafas dan angkat kedua kaki bersamaan, luruskan
lutut dengan ujung ibu jari kaki lurus. Usahakan agar punggung tidak
melengkung. Agar tulang selangka tidak tertekan, regangkan kedua kaki Anda ke
atas. Pertahankan hingga 30 detik, dan akhiri posisi ini dengan menekuk kedua
kaki ke bawah menirukan gerakan air secara perlahan dan kembali ke posisi 1
(posisi anak).
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar