Tak terasa penantian panjang selama 9 bulan terakhir ini,
akhirnya berbuah manis dengan hadirnya si malaikat kecil ditengah keluarga
anda. Rasanya seperti baru saja kemarin, Bapak dan Ibu dibuat girang
mengetahui kehamilan Ibu yang mungkin secara tidak sengaja baru disadari,
sampai akhirnya kini perut buncit yang biasa menyertai hari - hari Ibu telah berbuah
dan berwujud menjadi sesosok bayi mungil kecil yang merupakan anugerah besar
dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Gembira dan senang rasanya, melihat perjuangan yang tak
mudah yang selama ini bunda jalani akhirnya berbuah dengan kehadiran si kecil
yang sudah dinanti - nanti selama ini. Akhirnya untuk pertama kalinya, malaikat
kecil yang telah sekian lama menemani ibu selama 9 bulan dalam perut ibu,
bisa ibu dan bapak genggam dalam tangan dan didekap dengan erat. Lengkap sudah
rasanya kebahagian keluarga kecil yang selama ini dibangun bersama dengan
pasangan. Tangis nakal dan tawa manja yang begitu menggemaskan akan semakin
mewarnai hari-hari bunda dan pasangan.
Dan setelah selesai proses persalinan, akhirnya ibu akan
dapat membawa serta si kecil ke rumah dan mengurus serta membersarkan mereka
dengan tangan Ibu sendiri. Nah, dari sinilah pelajaran dan hal baru akan juga
banyak Ibu temukan dalam hal mengurusi si kecil.
Tak mudah memang mengurus si buah hati yang masih begitu
mungil. Tak heran bila untuk sebagian Ibu yang merasa tidak percaya diri
mengurusi anak bayi mereka yang baru lahir, maka mereka akan cenderung meminta
bantuan orang lain untuk mengajarkan mereka bagaimana cara merawat dan
mengurusnya dengan baik dan penuh dengan kehati - hatian. Hal ini tentunya
dilakukan agar apa yang bunda lakukan untuk si buah hati tidak menyakitinya
atau membuatnya berada dalam bahaya.
Tidak ada salahnya memang meminta bantuan orang lain dalam
memandu anda agar bisa memberikan yang terbaik untuk si kecil. Akan tetapi
tentunya hal ini tidak akan melulu dilakukan selamanya. Anda perlu ruang
sendiri dan melakukan segala sesuatunya seorang diri dalam rangka agar
pembelajaran yang anda dapatkan bisa dipraktikan dengan baik sehingga demikian
pada saat anda sudah menguasai hal tersebut, maka bantuan dari oranglain tidak
akan lagi anda butuhkan.
Memberikan yang terbaik dan mengurus si kecil dengan baik
adalah kunci dari keberhasilan membesarkan seorang anak. Hal ini dilakukan agar
si buah hati dapat tumbuh dengan sehat dan perkembangannya pun dapat didukung
dengan optimal.
Memang gampang-gampang susah mengurus bayi yang baru lahir.
Ada cukup banyak pantangan dan larangan yang sebaiknya tidak dilakukan agar
tidak membahayakan kesehatan si kecil atau mempengaruhi perkembangannya.
Beberapa hal ini penting untuk dipelajari dengan baik sebagai bekal dalam
membantu ibu untuk menjaga dan mengurus anak bayi baru lahir agar menjadi lebih
mudah.
Nah, dibawah ini kita akan kenali hal apa saja yang tidak
boeh dilakukan pada bayi baru lahir sebagai larangan atau pantangan yang tidak
boleh dilakukan oleh orangtuanya dalam menjaga dan mengurus si buah hati.
1. Menjemur Bayi di Bawah Sinar Matahari Langsung
Tidak sedikit orangtua yang memiliki bayi baru lahir
menganggap bahwa menjemur bayi adalah kegiatan wajib yang harus dilakukan. Dan
ironisnya, tidak ada aturan khusus yang mereka perhatikan pada saat menjemur
buah hati mereka yang masih begitu kecil dengan meletakkanya diatas meja dan
ditempatkan dibawah paparan sinar matahari secara langsung.
Hal ini apalagi seringkali dilakukan oleh orangtua yang
memiliki bayi kuning (hiperbilirubin), mereka akan cenderung menjadikan
kegiatan menjemur bayi menjadi prioritas yang harus dilakukan dengan segera
karena khawatir kondisi kuning pada bayi akan terus berlangsung lama.
Memang dianjurkan untuk menjemur bayi dibawah sinar matahari
pagi. Akan tetapi perhatikan dengan seksama, bukan berarti anda harus menjemur
si bayi langsung dibawah sorotan sinar matahari yang akan membuat mereka
kepanasan.
Terkena biasa cahayanya saja sudah cukup untuk membuat bayi
terjemur dengan paparan sinarnya. Seperti misalkan dengan menempatkan bayi
diteras rumah. Pun, waktu menjemur bayi tidak usah dilakukan berlama-lama
sampai bayi benar-benar kering dari air mandinya. Cukup lakukan selama kurang
lebih 10-15 menit diantara jam 7-8 pagi.
2. Mengkonsumsi Air Putih
Banyak ibu yang kurang mengindahkan larangan untuk tidak
memberikan jenis makanan atau minuman lain pada bayi mereka sebelum usianya 6
bulan. Mereka menganggap bahwa pemberian air putih adalah hal yang wajar dan
dianggap sebagai hal yang biasa. Akan tetapi, perhatikan kembali hal yang dibutuhkan
bayi sebelum usianya menginjak 6 bulan adalah ASI dari ibunya. Dan ini pun
sudah cukup.
Jangan sesekali menenggakan air putih pada si bayi atau
memberikannya dalam sendok hanya karena anda penasaran ingin memberikan
'sesuatu' pada bayi anda. Usianya yang masih begitu kecil membuat bayi tidak
membutuhkan makanan apapun termasuk air putih. Hal ini dikarenakan air putih
bukanlah minuman nutritive. Organ tubuh pada si bayi pun belum siap menerima
asupan, bahkan dari air putih sekalipun. Untuk itu, sebaiknya jangan lakukan
hal ini untuk kesehatan dan tumbuh kembangnya yang baik.
3. Mengenakan Sarung Tangan dan Kaki Sepanjang Hari
Tidak sedikit ibu yang akan dengan senang hati mengenakan
sarungan tangan dan kaki pada buah hati mereka yang baru lahir. Bukan lagi
sebagai alasan keselamatan agar kulit bayi tak tergores dengan kuku-kukunya.
Saat itu, rasanya kegunaan sarung tangan dan kaki sudah bukan lagi untuk hal
tersebut, melainkan untuk aksesoris yang membuat bayi mereka terlihat lebih
menggemaskan.
Penggunaan sarung tangan dan kaki pada bayi memang
diperbolehkan. Akan tetapi, bila terus-terusan digunakan, maka si kecil tidak
akan mampu mengembangkan kemampuan jari dan tangannya dengan baik. Selain itu,
ruang eksplorasi yang melibatkan tangan dan kaki akan menjadi terbatas.
Untuk itu, sebaiknya jangan kenakan sarungan tangan dan kaki
sepanjang hari. Cukup kenakan perlengakapan ini dibeberapa momen tertentu
seperti saat dingin atau ibu belum siap memotong kuku-kukunya.
4. Menggunakan Popok Terus Menerus
Penggunaan diaper atau popok yang terus menerus dalam jangka
waktu yang lama, akan dapat mengakibatkan bayi mengalami ruam dibagian
selangkangannya. Kondisi ini tentu akan membuat bayi merasa tidak nyaman, sebab
perasaa gatal dan perih akan mungkin dialami oleh si bayi. Untuk itu, sebaiknya
gunakan popok secara bergantian dan tidak terlalu lama.
Pada saat dirumah, sebaiknya gunakan popok kain yang lebih
lembut dan lebih nyaman. Selain itu, bila anda terpaksa mengenakan diaper untuk
si kecil sebaiknya setiap 4 jam sekali wajib diganti.
5. Membalurkan Minyak Penghangat
Ini adalah salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan
oleh banyak orangtua. Selain itu, memberikan bayi mereka minyak penghangat
seolah telah menjadi budaya untuk sebagian besar ibu di Indonesia.
Perlu diingat, kondisi kulit bayi baru lahir masih begitu
sensitif, pemakaian minyak penghangat pada kulit bayi dikhawatirkan akan
membuat kulitnya menjadi teriritasi. Untuk itu, sebaiknya tunda terlebih dahulu
memberikan minyak penghangat seperti minyak telon untuk si buah hati sampai
usianya cukup.
Demikian beberapa hal yang menjadi larangan yang tidak boleh
dilakukan pada bayi baru lahir demi menjaga keselamatan, kesehatan dan
mendukung tumbuh kembangnya.
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar