Usia yang masih begitu belia pada bayi membuat mereka belum
mampu mengutarakan hal yang mereka rasakan. Selain mengungkapkannya melalui ekspresi senang, sedih dan
kecewa, bayi belum mampu melakukan banyak hal. Itulah mengapa seringkali para
orangtua dibuat khawatir dan bingung pada saat anak bayi mereka menangis secara
tiba-tiba. Hal ini seringkali membuat orangtua dibuat panik dan tak karuan.
Wajar memang, apalagi bila terjadi pada ibu baru yang mana notabene mereka belum
memiliki cukup pengalaman dalam mengurus anak-anak.
Untuk itulah, penting sekali mengetahui banyak hal seputar
informasi menjaga kesehatan dan mengurus buah hati. Hal ini bisa menjadi modal
utama dalam menjadi orangtua yang siaga untuk bayi anda.
Tubuh mungil pada bayi dan sistem kekebalan tubuhnya yang
belum terbentuk dengan sempurna, membuat mereka rentan terkena dengan masalah
kesehatan. Bila tidak siaga, maka mungkin berbagai ancaman penyakit akan
mungkin menyerang kesehatannya.
Nah, salah satu masalah yang paling rentan mengancam bayi
adalah kesehatan kulitnya dengan timbulnya biang keringat. Masalah ini
seringkali muncul akibat produksi keringat berlebihan yang tidak bisa
dikeluarkan lewat permukaan kulit bayi. Akibatnya, kondisi ini akan mengundang
ruam dan bintil-bintil akan timbul pada kulit bayi.
Kondisi seperti ini akan menimbulkan perasaan yang tidak
nyaman pada si bayi, karena digadang-gadang timbulnya biang keringat mampu
menimbulkan rasa gatal dan perih yang cukup menyiksa.
Dengan demikian pada saat kondisi ini terjadi pada bayi,
maka mereka akan dibuat rewel dan terus-terusan menangis. Ibu tentu akan dibuat
khawatir dan terus-terusan cemas dengan kondisi ini. Belum lagi, kondisi
gangguan ini akan menganggu jam tidurnya. Timbulnya biang keringat akan tentu
saja membuat si kecil tidak bisa tidur akibat perasaan gatal dan tidak nyaman
yang ditimbulkannya.
Biang keringat atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan
miliaria adalah sebuah kelainan kulit yang terjadi akibat retensi keringat.
Biang keringat atau keringat bunten (prickle heat) dapat terjadi pada siapa
saja, baik itu orang dewasa, anak-anak dan juga bayi. Akan tetapi, bila dilihat
dari banyak kasus yang terjadi, anak-anak dan bayi menjadi salah satu penderita
yang rentan dengan ancaman kondisi kelainan ini.
Keadaan ini sangat biasa terjadi pada bayi baru lahir. Hal
ini dikarenakan adanya penyumbatan kelenjar keringat pada bayi akibat bagian
pori belum berkembang dengan sempurna sehingga hal ini mengakibatkan timbulnya
benjolan-benjolan kecil yang berisi air berwarna kemerahan.
Biang keringat juga sering muncul pada bagian lipatan kulit
pada tubuh bayi atau pada bagian tubuh yang tertutup oleh pakaian yang
dikenakan terlalu ketat, misalkan pada bagian dada, leher, punggung dan juga
pada bagian dahi yang seringkali tertutupi oleh rambut.
Biang keringat atau kelainan kulit ini bisa muncul pada bayi
di awal-awal minggu kelahirannya. Kondisi ini umumnya bisa terjadi saat bayi
terpapar dengan suhu udara yang terlalu panas atau saat bayi ditempatkan pada
suhu ruangan yang terlalu lembap. Hampir semua bayi bersiko mengalami kondisi
yang satu ini.
Kondisi kelainan kulit yang satu ini pada dasarnya bukanlah
sebuah kondisi kesehatan berbahaya yang memerlukan penanganan medis tertentu.
Akan tetapi tetap saja, mengingat dampak dari gejala yang ditimbulkan bisa
menyebabkan bayi merasa tidak nyaman dan akan terus-terusan rewel karena
kondisi ini, maka tidak ada salahnya penanganan bisa sesegera mungkin dilakukan
dengan baik.
Cara yang aman untuk mengatasi kondisi kelainan kulit yang
satu ini pada bayi sebenarnya cukup mudah. Karena bisa dilakukan dengan metode
yang sederhana dirumah. Adapun pengobatan paling utama dan pertama terhadap
kondisi yang satu ini adalah dengan menghindari faktor pencetusnya itu sendiri.
Dalam hal ini tentu saja menghindari panjanan panas dan
lembap secara berlebihan pada si bayi. Seperti menghindari membawa serta bayi
berpergian keluar pada saat cuaca panas, menghindari memberikan sembarang jenis
pakaian pada si bayi dan masih banyak lagi. Nah, dibawah ini adalah beberapa
metode aman yang bisa ibu lakukan :
1. Mengusahakan
untuk mengurangi atau menghindari udara panas dan lembab yang berlebihan.
Bawa
serta bayi anda ke ruangan yang berventilasi baik sehingga udara bisa masuk
dengan baik dan mengurasi produksi keringat pada bayi. Bila tidak memungkinkan,
maka ibu bisa memberikan angin dengan kertas yang diayunkan menggunakan tangan.
Selain itu, cara lain adalah dengan membawa si buah hati ke tempat yang lebih
teduh.
2. Selain
itu, bila udara malam hari terlalu panas untuk si kecil, maka ibu bisa
menggunakan bantuan kipas angin dengan kecepatan yang rendah agar sirkulasi
udara dikamar menjadi lebih sejuk.
Hanya saja, hindari mengarahkan kipas angin
secara langsung pada tubuh bayi, biarkan angin mengisi sekitar bayi dan
memantulkannya dengan tidak langsung. Yang terpenting adalah tubuh bayi menjadi
lebih sejuk bukan membuat mereka kedinginan pada akhirnya.
3. Lepaskan
pakaian bayi yang tekena dengan keringat dan sudah terasa lembap.
Bila anda
mendapati baju atau pakaian si bayi basah atau lembap dengan keringat, maka
jangan sungkan untuk menggantinya. Hanya karena anda merasa baju tersebut baru
saja anda pakaian pada si kecil, bukan berarti baju yang telah lembap aman
untuk mereka. Segera ganti dengan pakaian yang baru. Selain itu, hindari
menggunakan bahan-bahan pakaian yang tidak menyerap keringat dan malah menyerap
panas. Seperti bahan nilon, satin atau polyster. Sebaiknya selektiflah memilih
bahan pakaian yang tipis, sejuk dan menyerap keringat dengan baik seperti bahan
katun yang alami.
4. Pemberian
obat optikal.
Ketika beberapa cara diatas masih tidak memberikan hasil pada
bayi. Maka ibu bisa memberikan mereka beberapa obat yang dapat meredakan
kondisi gatal dan ruam akibat biang keringat yang dirasakan. Seperti memberikan
lotion kalamin guna melembutkan kulit bayi dan mengurangi rasa gatal yang
dialami. Pemberian lotion ini pun akan dapat bekerja dalam membantu bayi jika
mereka mulai rewel dan menangis ketika kulitnya anda sentuh. Selain lotion,
jenis obat lain yang juga dapat digunakan adalah bedak salisil. Jenis obat ini
dapat digunakan untuk mengurangi rasa gatal dan mengurangi gesekan pada lipatan
kulit pada tubuh bayi.
5. Obat lain
yang juga bisa digunakan adalah dengan memberikan salep/krim hidrokortison.
Akan tetapi untuk pengobatan ini sebaiknya harus mendapatkan resep dokter jika
memang biang keringat bertambah berat. Selain itu, sebelum menggunakan
bahan-bahan obat ini sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter
karena umumnya bayi lebih sensitif terhadap obat-obatan yang diberikan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan kondisi bayi anda ke dokter apabila
kondisinya :
• Biang
keringat semakin meluas dan parah
• Suhu
badan bayi meninggi (demam)
• Bila
biang keringat yang dialami tidak kunjug sembuh atau menghilang dalam beberapa
hari (4 hari atau lebih) setelah dilakukan pencegahan dan terapi awal di atas.
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar