Trimester pertama adalah 12 minggu sejak hari pertama Anda
terakhir menstruasi. Bagi kebanyakan calon ibu, ini adalah masa-masa yang
menggembirakan, mendebarkan, sekaligus penuh keingin tahuan. Begitu banyak
perubahan pada diri Anda sejak terjadinya konsepsi: janin berkembang pesat dan
tubuh Anda juga mulai menyesuaikan diri dengan kehamilan. Kami paparkan
berbagai perkembangan menakjubkan yang terjadi pada trimester pertama kehamilan
Anda.
Perkembangan Janin
Fertilisasi : Sekitar dua minggu setelah hari pertama Anda
mengalami menstruasi, tubuh Anda akan melepaskan sel telur matang yang siap
dibuahi. Setelah terjadi konsepi, Setiap sel telur telah memiliki 46 kromosom
yang diperlukan untuk menentukan tinggi badan, warna rambut, dan jenis kelamin.
Sel telur matang itu akan membelah dan memulai perjalanannya turun dari tuba
falopi ke uterus.
- Implantasi :
Hanya dalam waktu 5 hingga 7 hari setelah konsepsi, sel
telur yang sudah dibuahi akan menempel pada dinding rahim. Sel telur akan terus
berkembang dan membelah diri. Plasenta dan ari-ari mulai terbentuk untuk
bertugas menyalurkan oksigen serta nutrisi pada calon bayi.
- Minggu ke 4 :
Dua minggu telah berlalu setelah pembuahan, dan Anda
mendapati menstruasi Anda terlambat datang, sehingga Anda membeli tes kehamilan
untuk mengetahui apakah Anda benar-benar hamil. Pada saat ini, embrio telah
memiliki jaringan tulang belakang yang terdiri dari tiga lapis yang di kemudian
hari akan membentuk berbagai organ tubuh bayi.
- Minggu ke 6 :
Kini Anda telah mengetahui pasti kehamilan Anda dan sedang
berada di ruang periksa dokter kandungan. Anda sudah bisa mendengar detak
jantungnya melalui alat Doppler dan bisa melihatnya berdegup melalui USG.
Tungkai dan lengan mulai terbentuk meski masih terlihat seperti cabang.
- Bulan ke Dua :
Memasuki bulan kedua, pertumbuhan embrio sangat pesat. Saat
mendekati akhir bulan kedua, semua organ penting dan sistem saraf tubuh telah
tumbuh, dan di akhir bulan kedua, bayi akan terlihat seperti bayi mini di
kandungan ketika Anda melakukan USG. Bayi Anda kini sudah memiliki panjang
lebih dari 2.5cm.
- Bulan ke Tiga :
Kini bayi Anda telah resmi disebut janin dan pada akhir
bulan ketiga akan membentuk semua organ dan jaringan tubuh selayaknya manusia
dewasa. Janin akan mulai menggerakkan tangan dan kakinya, membuka dan menutup
mulutnya. Tapi gerakannya masih terlalu halus dan terlalu kecil untuk bisa Anda
rasakan. Saat Anda periksa USG, Anda akan bisa membedakan yang mana ibu jari
dan jemarinya yang lain. Rambutnya juga mulai tumbuh. Si bayi kini telah tumbuh
sepanjang 10cm dengan berat sekitar 100g
- Tubuh Ibu
Gejala kehamilan: Hampir sama dengan yang Anda alami saat
Anda akan mengalami menstruasi; maka ketika Anda hamil, kebanyakan wanita akan
mengalami gejala seperti pusing, sakit kepala, payudara bengkak, dan nafsu
makan yang lebih besar dari biasanya. Karena itu, banyak calon ibu belum
menyadari bahwa dirinya telah hamil pada masa ini. Gejala tidak mengenakkan ini
terjadi karena hormon Anda sedang mempersiapkan tubuh untuk menopang kehamilan
selama 9 bulan ke depan. Anda menjadi lebih sering buang air kecil, jantung
berdebar, dan tentu saja, gejala yang amat sangat umum : morning sickness.
Kadarnya berbeda-beda pada setiap wanita, mulai dari gejala ringan hingga
gejala berat, tapi pada umumnya akan berakhir di penghujung trimester pertama.
- Perubahan emosional :
Anda juga boleh menyalahkan hormon untuk perubahan emosi
yang Anda alami pada trimester pertama kehamilan. Kebanyakan calon ibu umumnya
merasa lebih mudah tersinggung, cepat berubah-ubah suasana hati, dan lebih
mudah menangis. Selain itu, terlepas dari kenyataan bahwa kehamilan Anda
direncanakan atau tidak, kebanyakan calon ibu akan merasa campur aduk dengan
perasaan gembira dan ketakutan, semangat yang menggebu sekaligus bingung.
- Perubahan fisik :
Jika ini kehamilan pertama Anda, jangan langsung berharap
perut Anda akan langsung membuncit pada trimester pertama. Perubahan paling
besar pada tubuh justru pada payudara. Sejak terjadinya konsepsi, jaringan pada
payudara mulai bersiap untuk memproduksi ASI. Yang sering dirasakan oleh para
calon ibu adalah bra mereka yang terasa mengecil. Kebanyakan calon ibu tidak
akan terlihat hamil dengan perut membuncit, setidaknya sampai trimester kedua,
jadi orang lain mungkin tidak akan mengetahui kehamilan Anda hingga awal bulan
ke empat.
- Bobot tubuh :
Biasanya, penambahan bobot tubuh pada trimester pertama
tidaklah terlalu tinggi. Umumnya hanya sekitar 1 hingga 2,5 kg. Pada trimester
kedua lah justru bobot tubuh Anda bisa bertambah hingga 5 kg, apalagi setelah
gejala morning sickness Anda menghilang sehingga Anda bisa lebih nikmat
menyantap berbagai jenis makanan.
Yang Harus Diperhatikan
- Flek atau pendarahan :
Ada banyak penyebab akan timbulnya flek pada awal kehamilan.
Yang perlu Anda perhatikan. Menurut Dr. Amru Harahap SpOG dari Brawijaya Women
and Children Hospital adalah, tidak semua flek atau pendarahan merupakan
pertanda keguguran. Akan tetapi, pendarahan itu sendiri bukanlah hal yang
normal, meski umumnya pendarahan ringan akan berhenti dengan sendirinya. Jika
Anda mendapati flek atau pendarahan pada awal kehamilan, Anda tetap harus
berkonsultasi pada dokter. Jika pendarahannya berat dan disertai kram, sakit
perut, demam, dan rasa lemas, segera pergi ke dokter.
- Keguguran :
Kebanyakan kasus keguguran terjadi pada dua belas minggu
pertama kehamilan. Jika Anda mengalami pendarahan hebat pada vagina, kram yang
amat sangat (jauh lebih sakit dibandingkan kram yang Anda rasakan saat
menstruasi) di bagian bawah perut, atau Anda melihat ada gumpalan darah keluar
dari vagina, kemungkinan besar Anda mengalami keguguran. Segera hubungi dokter
untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh.
- Hamil Anggur :
Hamil anggur atau kehamilan etopik terjadi jika embrio gagal
menempel pada dinding rahim dan justru berkembang di dalam tuba falopii. Ini
adalah hal yang membahayakan karena jika tuba falopii Anda meluruh, nyawa Anda
bisa terancam. Gejala umum hamil anggur adalah rasa sakit yang menyengat di
salah satu sisi perut bagian bawah. Kehamilan etopik terjadi pada 1 dari 60
kehamilan. Wanita yang pernah mengalami infeksi pada tuba falopii, atau terkena
infeksi saluran kemih, atau sebelumnya pernah mengalami hamil anggur adalah
wanita yang memiliki risiko lebih besar.
- Periksa Kehamilan
Apa yang diperhatikan ketika periksa kehamilan pertama kali
ke dokter kandungan?
Idealnya, Anda disarankan untuk sesegera mungkin melakukan
periksa awal kehamilan pada dokter kandungan di minggu-minggu awal (biasanya
pada minggu ke 6 hingga minggu ke 12). Kunjungan yang pertama umumnya yang paling
lama. Dokter akan menanyakan mengenai riwayat medis Anda, riwayat kesehatan
keluarga, dan masalah prenatal yang pernah Anda alami. Lalu dokter akan
memperkirakan tanggal kelahiran bayi dengan menghitung hari pertama Anda
mengalami menstruasi terakhir kali, atau dengan melakukan periksa USG dan
mengukur panjang janin. Kemudian, Anda akan diminta untuk melakukan serangkaian
pemeriksaan mulai dari tekanan darah, tes urin, tes darah rutin, hingga tes
TORCH untuk melenyapkan ancaman yang bisa membahayakan janin dan diri Anda.
Dokter juga akan memberi Anda resep vitamin untuk memastikan janin dan Anda
tidak kekurangan vitamin dan mineral penting seperti asam folat, zat besi, dan
kalsium.
SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar